Saturday, September 20, 2014

Artikel ini membahas tentang Teater di Zaman Yunani Kuno. Semoga bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Teater di Zaman Yunani Kuno

Di zaman Yunani kuno, sekitar tahun 534 SM, terdapat 3 (tiga) bentuk drama, yaitu ;
  1. Tragedi, yaitu drama yang menggambarkan atau menceritakan kejatuhan sang pahlawan, biasanya ditunjukkan bahwa kejatuhan tersebut dikarenakan oleh nasib dan kehendak dewa, sehingga menimbulkan belas kasihan dan rasa ngeri
  2. Komedi, yaitu  drama yang berisi ejekan atau sindiran terhadap orang-orang yang berkuasa, tentang kesombongan maupun kebodohan mereka.
  3. Satyr, yaitu drama yang menggambarkan tindakan tragedi dan mengolok-olok nasib karakter tragedi.

Tokoh drama tragedi yang sangat terkenal adalah; Aeschylus (525 – 456 SM), Sophocles (496 – 406 SM), dan Euripides (480 – 406 SM). Tokoh drama komedi bernama; Aristophanes (446 – 386 SM). Beberapa hasil karya mereka masih tersimpan hingga sekarang. Dan sudah diterjemahkan dalam berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia. Di antaranya; Prometheus Bound (Belenggu Prometheus) karya Aeschylus, Oedipus Rex, Oedipus Di Colonus, dan Antigone, karya Sophocles. Terjemahan Rendra, Hippolytus karya Euripides dan Lysistrata, karya Aristophanes. Terjemahan Rendra. Drama- drama ini dibahas oleh Aristoteles dalam karyanya yang berjudul Poetic.


Sumber : S.C. Bangun dkk. Buku Seni Budaya SMK/MA/SMA/MAK Kelas IX Semester I Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2014




No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.