Wednesday, August 27, 2014

Artikel ini membahas tentang Interaksi dan Komunikasi Efektif dengan Lingkungan Seni Budaya. Semoga bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Interaksi dan Komunikasi Efektif dengan Lingkungan Seni Budaya

Dari pengalaman mempelajari apresiasi seni, diharapkan berkembang sikap-sikap positif pada diri kita seperti demo­kratis, etis, toleransi, dan sikap-sikap positif lainnya. Sikap demokratis misalnya akan tercermin ketika seseorang mengacu kepada prinsip diferensiasi dan tidak diskriminatif, hal ini akan terjadi bila dia memberi peluang yang sama secara adil kepada semua anggota panitia mengemukakan pendapat untuk menentukan sesuatu hal, misalnya, tema pameran. Contoh sikap demokratis yang lain, misalnya prilaku yang tidak membedakan gender. Kita akan memperlihatkan penerapan prinsip kesetaraan gender sesama teman dan dalam pergaulan dengan masyarakat seni serta lingkungan pergaulan sosial pada umumnya.

Sikap toleran akan tercermin saat kita dapat menerima perbedaan pendapat dalam aktivitas mengapresiasi seni budaya, karena dari kajian yang kita lakukan dalam menafsirkan data pengamatan perbedaan respons secara estetik adalah sesuatu yang wajar. Sebab kita tahu pada dasarnya seni dapat diserap dan diartikan secara berbeda-beda oleh setiap insan. Sikap etis akan tercermin saat kita dalam kegiatan diskusi yang hangat, tidak mengucapkan kata-kata atau menunjukkan sikap yang bernada melecehkan, merendahkan, menertawakan, menghina, atau kata lain yang setara dengan itu.

Interaksi dan Komunikasi Efektif dengan Lingkungan Seni BudayaDari perolehan kehidupan berbudaya dalam proses pembelajaran di lingkungan sekolah, dan dari interaksi siswa dengan dunia seni (kunjungan ke pameran, sanggar, museum, galeri, atau pergaulan langsung, misalnya, melakukan kegiatan diskusi dalam kegiatan pameran di sekolah dan lain-lain). Diharapkan para siswa dapat berinteraksi dengan sopan, santun dan efektif dengan lingkungan masyarakat yang lebih luas, termasuk di lingkungan seni budaya, di mana ia bermukim. Dengan sikap berbudaya seperti ini, maka para siswa dapat mengamalkan prilaku yang positif dan optimistik dalam berinteraksi dengan masyarakat seni budaya dan masyarakat umum baik dalam konteks lokal, nasional, maupun internasional.

Sumber : S.C. Bangun dkk. Buku Seni Budaya SMK/MA/SMA/MAK Kelas IX Semester I Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2014




No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.