Tuesday, August 4, 2015

Jenis-jenis (Genre) Musik


Setelah mempelajari materi Jenis/Genre Musik ini, kalian diharapkan dapat:

  1. Mengidentifikasi beberapa definisi musik dalam masyarakat.
  2. Mendiskusikan beberapa definisi musik yang berkembang dalam masyarakat.
  3. Menemukan suatu definisi musik yang dapat digunakan untuk memahami keragaman jenis atau genre musik dalam masyarakat.
  4. Mengidentifikasi simbol-simbol yang tampak dalam suatu jenis/genre musik.
  5. Mengidentifikasi simbol musikal dalam suatu jenis/genre musik.
  6. Mengidentifikasi simbol non-musikal dalam suatu jenis/genre musik.
  7. Membandingkan simbol musik pada beberapa instrumen dari budaya yang berbeda.
  8. Mendiskusikan hubungan simbol musikal pada instrumen dengan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat pendukungnya.
  9. Mendiskusikan hubungan simbol non-musikal dengan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat pendukungnya.
  10. Membedakan pengertian guna dan fungsi musik
  11. Memberi contoh guna dan fungsi musik.
  12. Membandingkan peranan atau fungsi musik dalam konteks yang berbeda.
  13. Mengidentifikasi suatu pola ritmik yang terdengar dalam suatu karya musik.
  14. Menirukan permainan suatu pola ritmik dengan memainkan instrumen perkusif sederhana secara individual.
  15. Memainkan beberapa pola ritmik dalam permainan musik secara berkelompok.


Brbeda dari cabang seni lain, musik mempunyai elemen dasar berupa bunyi. Apabila bunyi dilihat sebagai elemen dasar musik, apakah bunyi yang dihasilkan oleh seseorang yang sedang mengetuk pintu dapat disebut sebagai menghasilkan musik? Apakah bedanya mengetuk pintu yang dilakukan seorang tamu dengan mengetuk pintu dalam konteks pertunjukan musik? Apakah sama tujuannya?

Sebagai salah satu cabang seni, musik tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Sebagai bagian dari kehidupan manusia, musik terdapat dalam setiap kelompok masyarakat di seluruh dunia, Barat, dan Timur. Musik dapat dilihat sebagai kebutuhan ekspresif manusia, yaitu kebutuhan yang berkaitan dengan kemampuan manusia untuk mengekspresikan perasaan, emosi, atau gagasannya mengenai kehidupan.

Pernahkan kalian menyaksikan pertunjukan musik? Hal apa saja yang menarik perhatian kalian dari pertunjukan itu? Perhatikan beberapa gambar berikut dan cobalah identifikasi hal- hal apa saja yang dapat ditemui serta kemukakan pendapat kalian mengenai gambar itu!

Jenis-jenis (Genre) Musik

Musik adalah salah satu bentuk kebutuhan ekspresif manusia. Sebagai kebutuhan ekspresif, musik digunakan manusia untuk mengekspresikan gagasan atau ide melalui bunyi-bunyi yang dihasilkan oleh bermacam-macam media atau instrumen yang ada di lingkungan sekitar mereka, baik instrumen bernada atau tidak bernada (perkusif). Kemampuan manusia dalam mengekspresikan gagasan atau ide mereka melalui bunyi yang dihasilkan oleh instrumen-instrumen musik tidak dapat terlepas dari tujuan tertentu yang ingin dicapai.

Sebagai kebutuhan ekspresif, aktivitas musik dilakukan setiap kelompok manusia di seluruh dunia, Timur dan Barat. Karena masing-masing kelompok manusia hidup dalam lingkungan berbeda maka instrumen dan produksi bunyi yang dihasilkan pun berbeda. Perbedaan pada bentuk instrumen dan bunyi musik yang dihasilkan menyebabkan instrumen dan musik dapat mengandung makna tertentu sehingga musik dan instrumen musik dapat dilihat sebagai simbol.

Sebagai simbol, musik dan instrumen musik mempunyai nilai keindahan atau estetika tersendiri untuk masyarakat pendukungnya. Nilai-nilai keindahan musik pada satu masyarakat berbeda dari masyarakat lainnya yang bergantung pada nilai-nilai yang berlaku dalam suatu masyarakat. Sebagai kebutuhan ekspresif, musik mempunyai beberapa fungsi dalam masyarakat. Musik seringkali digunakan manusia dalam acara hiburan atau bahkan ritual keagamaan. Sebagai hiburan, musik berfungsi untuk menghibur atau menyenangkan pendengar, sedangkan fungsi musik sebagai ritual sangat berkaitan dengan nilai-nilai kepercayaan atau agama yang diyakini oleh anggota masyarakat yang mempunyai musik itu.

Refleksi

Pemahaman atas definisi musik adalah hal mendasar untuk dapat mengapresiasi segala bentuk musik yang dihasilkan oleh setiap anggota masyarakat di seluruh belahan dunia. Apresiasi pada beragam bentuk musik di masyarakat memperlihatkan sikap penghayatan dan pengamalan serta kebanggaan kita pada karya-karya seni musik sebagai anugerah Tuhan melalui gagasan atau ide para pencipta musik di seluruh belahan dunia.

Dengan dimilikinya pemahaman atas seluruh jenis musik pada setiap masyarakat di seluruh belahan dunia maka kita dapat mengapresiasi simbol-simbol musik. Apresiasi baik pada keragaman simbol, nilai-nilai keindahan, atau fungsi musik dalam masyarakat, memperlihatkan sikap toleran, peduli, santun, responsif, dan proaktif saat berinteraksi dalam lingkungan yang berbeda sehingga mencerminkan sikap anggota masyarakat yang berwawasan luas.

Uji Kompetensi

Aktivitas musikal dengan cara mendengar bermacam-macam bentuk musik merefleksikan apresiasi pada musik. Aktivitas musikal melalui permainan musik memperlihatkan sikap kerjasama, toleransi, tanggung jawab, dan disiplin, yang sangat dibutuhkan oleh seorang anggota masyarakat yang santun, jujur, dan cinta damai dalam mengapresiasi keragaman musik di Indonesia atau dunia.

  1. Sebutkan 3 (tiga) instrumen yang dapat dilihat sebagai simbol musik dari 3 (tiga) daerah berbeda. Tuliskan nama masing-masing instrumen itu, daerah asal, serta karakter musikal dan nonmusikalnya. Lengkapi penjelasan kalian dengan gambar ketiga instrumen itu!
  2. Sebutkan salah satu jenis atau genre musik yang kalian pandang ‘indah’? Jenis musik apakah itu dan mengapa kalian memandang musik itu ‘indah’?
  3. Sebutkanlah satu jenis musik atau lagu yang sering digunakan dalam acara-acara tertentu di lingkungan masyarakat kamu. Dalam konteks apa musik atau lagu itu dimainkan atau dinyanyikan, di mana lokasi acara itu, dan apa fungsi musik atau lagu itu?

Monday, August 3, 2015

Berkarya Seni Rupa 3 Dimensi


Pembuatan karya seni rupa tiga dimensi yang paling sederhana sekalipun dilakukan dalam sebuah proses berkarya. Tahapan dalam berkarya akan berbeda-beda sesuai dengan karakteristik bahan, teknik, perangkat dan medium yang digunakan untuk mewujudkan karya seni rupa itu. Tahapan dalam berkarya seni rupa tiga dimensi ini seperti juga karya seni rupa pada umumnya, dimulai dari adanya motivasi untuk berkarya. Motivasi ini dapat berasal dari dalam atau diri perupanya. Ide atau gagasan berkarya seni rupa tiga dimensi dapat diperoleh dari berbagai sumber. Cobalah perhatikan benda-benda dan peristiwa sehari-hari di sekitar kalian. Amatilah berbagai karya seni rupa tiga dimensi dari berbagai media cetak atau elektronik, lalu kembangkan hasil pengamatan kalian menjadi gagasan berkarya. Pilihlah bahan, media, perangkat dan teknik yang kalian kuasai atau ingin kalian cobalah dan mulailah berkreasi membuat karya seni rupa tiga dimensi.

Perhatikan bagan berikut ini ceritakan kembali langkah-langkah dalam proses berkarya seni rupa tiga dimensi yang ditunjukan oleh bagan itu.

Berkarya Seni Rupa 3 Dimensi


  1. Kalian telah mengamati dan belajar mengenai proses berkarya seni rupa tiga dimensi.
  2. Kalian dapat membuatnya juga
  3. Perhatikan contoh karya seni rupa tiga dimensi di bawah ini!

Berkarya Seni Rupa 3 Dimensi

Perhatikan karya seni rupa tiga dimensi di atas, cermati obyek pada masing- masing karya itu. Kalian tentu dapat membedakan mana obyek mahluk hidup dan mana obyek benda mati. Sekarang coba berlatih untuk membuat karya seni rupa dengan melihat model. Mulailah dengan memilih model yang bentuknya sederhana terlebih dahulu. Langkah selanjutnya, buatlah sketsa bentuk dan ukuran karya yang akan kalian buat. Kemudian pilih bahan yang cocok serta siapkan peralatan yang akan digunakan.

Berkarya Seni Rupa 3 Dimensi


Keindahan sebuah karya tidak hanya kemiripan bentuknya saja, tetapi kesunguhan dalam membuat karya itu akan menjadikan karya kalian unik dan menarik. Setiap manusia mempunyai karakter dan keunikan yang berbeda-beda, demikian juga dengan karya yang kalian buat. Cobalah menulis rencana karya yang akan kalian buat. Tuliskan alasan kalian dalam memilih model yang akan dicontoh serta alasan memilih bahan, medium, dan teknik yang akan digunakan. Cobalah juga membuat rencana dan berkarya menggunakan berbagai model, bahan, teknik dan medium yang berbeda-beda. Rasakan oleh kalian dan kemukakan obyek mana yang menurut kalian paling menarik, bahan, media, dan teknik apa yang paling kalian sukai. Jelaskan mengapa obyek itu menarik dan bahan, media serta teknik itu kalian sukai.

Sajikan karya kalian lalu diskusikan bersama-sama, berilah tanggapan tidak hanya pada karya yang kalian buat tetapi karya yang dibuat teman- teman yang lain juga.

Sumber: mendikbud.go.id

Nilai Estetis Karya Seni Rupa 3 Dimensi


Persoalan estetika tidak dapat dilepaskan dalam mempelajari. Estetika identik dengan seni dan keindahan. Pendapat ini tidak salah, tetapi tidak sepenuhnya tepat. Perkembangan konsep dan bentuk karya seni menyebabkan pembicaraan tetntang estetika tidak lagi semata-mata merujuk pada keindahan yang sedap dilihat mata. Dengan memahami persoalan estetika dan seni diharapkan wawasan kalian dalam apresiasi, kritik atau berkarya seni semakin terbuka. Menghadapi karya-karya seni yang dikategorikan “tidak indah”, kalian tidak serta merta langsung memberi penilaian buruk, tidak pantas atau lain sebagainya. Sebagai seorang pelajar kalian wajib bersikap bijaksana untuk melihat latar belakang dibalik penciptaan sebuah karya dan mencari tahu nilai keindahan dan kebaikan yang tersembunyi dibalik karya itu. Hal ini penting sebab akan membantu kalian menjadi seorang kreator, apresiator atau menjadi kritikus seni yang baik.

Nilai estetis pada sebuah karya seni rupa dapat bersifat obyektif dan subyektif. Nilai estetis obyektif memandang keindahan karya seni rupa berada pada wujud karya seni itu sendiri artinya keindahan tampak kasat mata. Sesungguhnya keindahan sebuah karya seni rupa tersusun dari komposisi baik, perpaduan warna yang cocok, penempatan obyek yang membentuk kesatuan dan sebagainya.

Nilai Estetis Karya Seni Rupa 3 DimensiKeselarasan dalam menata unsur-unsur visual inilah yang mewujudkan sebuah karya seni rupa. Tidak demikian halnya dengan nilai estetis yang bersifat subyektif, keindahan tidak hanya pada unsur-unsur fisik yang diserap oleh mata secara visual, tetapi ditentukan oleh selera penikmatnya atau orang yang melihatnya. Sebagai contoh saat kalian melihat sebuah karya seni lukis atau seni patung abstrak, kalian dapat menemukan nilai estetis dari penataan unsur rupa pada karya itu. Kalian merasa tertarik pada apa yang ditampilkan dalam karya itu dan merasa senang untuk terus melihatnya bahkan ingin memilikinya meskipun kalian tidak tahu obyek apa yang ditunjukkan oleh karya itu. Teman kalian mungkin tidak tertarik pada karya itu dan lebih tertarik pada karya lainnya. Perbedaan inilah yang menunjukkan bahwa nilai estetis sebuah karya seni rupa dapat bersifat subyektif.

  1. Carilah berbagai (reproduksi foto/gambar) karya seni rupa tiga dimensi
  2. Amati karya-karya seni rupa tiga dimensi itu, bandingkan karya yang satu dengan yang lainnya.
  3. Ceritakan masing-masing karya yang kalian amati, berilah tanggapan pada karya-karya itu, aspek apa yang menarik perhatian kalian karya mana yang paling kalian sukai, berikan alasan mengapa kalian menyukai karya itu berdasar pengamatan pada unsur-unsur rupa dan obyek yang tampak pada karya itu.
  4. Bandingkan tanggapan kalian dengan tanggapan teman kalian.

Simbol Dalam Karya Seni Rupa 3 Dimensi


Simbol adalah lambang yang mengandung makna atau arti. Kata simbol dalam bahasa Inggris: symbol; Latin symbolium, berasal dari bahasa Yunani symbolon (symballo) yang berarti menarik kesimpulan, berarti atau memberi kesan. Secara konseptual, kata simbol ini mempunyai beberapa pengertian sebagai berikut.

  1. Sesuatu yang biasanya adalah tanda yang kelihatan yang menggantikan gagasan atau objek tertentu.
  2. Kata; tanda, isyarat, yang digunakan untuk mewakili sesuatu yang lain: arti, kualitas, abstraksi, gagasan, objek.
  3. Apa saja yang diberikan arti dengan persetujuan umum dan/ atau dengan kesepakatan atau kebiasaan. Misalnya, lampu lalu lintas.
  4. Tanda konvensional, yakni sesuatu yang dibangun oleh masyarakat atau individu-individu dengan arti tertentu yang kurang lebih standar yang disepakati atau dipakai anggota masyarakat itu. Arti simbol dalam konteks ini sering dilawankan dengan tanda alamiah.


Dalam pembelajaran seni rupa, kata Simbol dijelaskan sebagai makna yang dikandung dalam karya seni rupa baik wujud objeknya atau unsur-unsur rupanya. Misalnya merah adalah simbol keberanian. Patung katak sebagai simbol pemanggil hujan. Patung kuda sebagai simbol kegagahan, dan lain sebagainya.

Dalam cerita sering digunakan beberapa jenis satwa untuk melambangkan sifat-sifat tertentu. Misalnya, simbol kancil melambangkan makna cerdik, lincah dan banyak akal. Serigala seringkali digunakan untuk melambangkan keserakahan dan kelicikan. Lain lagi dengan keledai yang digunakan untuk melambangkan kemalasan dan kebodohan.

Dalam seni rupa, simbol dapat dijumpai pada karya dua dimensi atau tiga dimensi. Patung, tugu dan monumen misalnya, adalah karya seni rupa tiga dimensi yang dapat mempunyai makna dan simbol tertentu. Kebiasaan untuk membuat patung, tugu dan monumen yang melambangkan sesuatu sudah dilakukan orang sejak jaman dahulu. Tugu dan monumen ada yang terbuat dari batu dan logam. Biasanya berukuran besar dan dibangun untuk memperingati peristiwa-perisitiwa penting atau tempat-tempat bersejarah.
Simbol Dalam Karya Seni Rupa 3 Dimensi
Sebagai contoh, tugu Proklamasi di Jakarta adalah simbol dari kemerdekaan dan perjuangan rakyat Indonesia. Tugu katulistiwa di kota Pontianak Kalimantan Barat untuk menandai tempat yang dilalui garis katulistiwa. Contoh lainya adalah Tugu Jogja, tugu ini berarti atau menyimbolkan persatuan antara raja/ pemimpin dan rakyat dalam perjuangan melawan musuh atau menyatu dalam membentuk pemerintahan dalam suatu negara atau pemerintahan. Arti lain bias dimaknakan sebagai suatu hubungan antara manusia dengan Sang Khalik.

Coba perhatikan di sekitar kalian ada karya seni rupa tiga dimensi yang berbentuk tugu atau monumen? adakah makna simbolik atau dari karya-karya tiga dimensi itu? Pahlawan atau orang yang berjasa dan orang yang dihormati sering dibuatkan patungnya. Patung itu menjadi simbol kekuatan, kepahlawanan dan perjuangannya. Banyak pahlawan dan orang yang berjasa di Negara kita. Kepahlawanan dan perjuangan orang –orang itu dikenang hingga saat ini, dijadikan tauladan untuk masyarakat dan bangsa. Coba perhatikan, adakah patung orang yang dianggap berjasa, pahlawan atau dihormati di daerah kalian?

Karya seni rupa tiga dimensi mempunyai unsur-unsur rupa seperti warna, garis, bidang dan bentuk. Unsur-unsur rupa itu digunakan selain untuk memperindah bentuknya, unsur rupa pada karya seni rupa tiga dimensi ini dapat saja mempunyai makna simbolik. Pada bab sebelumnya kalian sudah mempelajari unsur-unsur rupa dan makna dari unsur-unsur rupa itu. Garis tebal, garis tipis, garis lurus, garis lengkung mempunyai makna simbolik yang berbeda- beda. Warna merah, hitam, putih dan sebagainya juga mempunyai makna simbolik yang berbeda-beda. Makna-makna simbolik ini mungkin saja berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Sebagai contoh, warna hitam seringkali digunakan sebagai lambang duka cita, tetapi suku bangsa tertentu menggunakan warna kuning atau putih sebagai lambang berduka cita.

Amati karya-karya seni rupa tiga dimensi yang ada di sekitarmu, identifikasikan unsur-unsur rupa pada karya-karya seni rupa tiga dimensi itu lalu cobalah cari pula makna simbolik dari karya- karya seni rupa tiga dimensi berikut ini baik wujudnya secara utuh atau pada unsur-unsur rupanya.

Tanya Jawab Seputar Simbol Dalam Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Apa saja contoh simbol karya seni rupa 3 dimensi?

Jawaban: Contoh simbol karya seni rupa 3 dimensi meliputi patung, relief, dan instalasi seni.

Apa itu simbol di dalam karya seni rupa 3 dimensi?

Jawaban: Simbol dalam karya seni rupa 3 dimensi adalah elemen visual atau bentuk yang digunakan untuk menggambarkan atau mewakili gagasan, perasaan, atau konsep tertentu dalam karya seni.

Apa simbol dalam karya seni rupa?

Jawaban: Simbol dalam karya seni rupa adalah elemen visual yang mewakili ide, konsep, atau perasaan dan memiliki makna tertentu bagi penonton atau seniman yang menciptakannya.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan simbol dan berikan contohnya?

Jawaban: Simbol adalah tanda, bentuk, atau objek yang digunakan untuk mewakili suatu gagasan, konsep, atau perasaan. Contohnya termasuk burung merpati sebagai simbol perdamaian, jantung sebagai simbol cinta, dan tengkorak sebagai simbol kematian.

Sebutkan apa saja simbol simbol karya seni rupa dua dimensi?

Jawaban: Beberapa simbol dalam karya seni rupa dua dimensi meliputi siluet, bentuk geometris, dan simbol budaya seperti batik, kaligrafi, dan hieroglif.

Apa yang membedakan simbol karya seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi?

Jawaban: Simbol karya seni rupa 2 dimensi biasanya terbatas pada bidang datar seperti lukisan atau gambar, sedangkan simbol karya seni rupa 3 dimensi memiliki kedalaman dan volume, seperti patung atau instalasi seni.

Apa yang dimaksud dengan simbol?

Jawaban: Simbol adalah tanda, objek, atau bentuk yang digunakan untuk mewakili gagasan, konsep, atau perasaan tertentu dan memiliki makna yang lebih dalam atau abstrak.

Apa yang dimaksud dengan simbol dan nilai estetis dalam karya seni rupa 3 dimensi?

Jawaban: Simbol dalam karya seni rupa 3 dimensi adalah elemen visual yang mewakili gagasan atau konsep tertentu, sedangkan nilai estetis adalah apresiasi keindahan atau kualitas artistik dalam karya tersebut.

Apa fungsi lambang atau simbol?

Jawaban: Fungsi lambang atau simbol adalah untuk mengkomunikasikan ide, konsep, atau perasaan tertentu kepada penonton atau pembaca melalui penggunaan tanda, bentuk, atau objek yang memiliki makna lebih dalam atau abstrak.

Apa saja tiga contoh karya seni rupa 3 dimensi?

Jawaban: Tiga contoh karya seni rupa 3 dimensi meliputi patung Liberty, monumen Garuda Wisnu Kencana, dan instalasi seni "Cloud Gate" atau "The Bean" di Chicago.

Apa saja unsur-unsur seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi?

Jawaban: Unsur-unsur seni rupa 2 dimensi meliputi titik, garis, bentuk, tekstur, warna, dan ruang. Unsur-unsur seni rupa 3 dimensi meliputi volume, massa, ruang, tekstur, warna, dan cahaya.

Apa yang dimaksud jenis simbol dan nilai estetika dalam seni rupa dua dimensi?

Jawaban: Jenis simbol dalam seni rupa dua dimensi adalah elemen visual yang mewakili gagasan atau konsep tertentu, sementara nilai estetika mengacu pada apresiasi keindahan atau kualitas artistik dalam karya tersebut.

Apa unsur dari 3 dimensi?

Jawaban: Unsur-unsur dari 3 dimensi meliputi volume, massa, ruang, tekstur, warna, dan cahaya.

Apakah unsur 3 dimensi?

Jawaban: Unsur 3 dimensi adalah elemen yang digunakan untuk menciptakan karya seni rupa dengan kedalaman, volume, dan massa, seperti patung atau instalasi seni.

Apa saja unsur-unsur dalam ruang dimensi 3?

Jawaban: Unsur-unsur dalam ruang dimensi 3 meliputi volume, massa, ruang, tekstur, warna, dan cahaya.

Sunday, August 2, 2015

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi


Seperti juga karya seni rupa dua dimensi, dilihat dari fungsinya karya seni rupa tiga dimensi dibedakan menjadi 2 jenis yaitu :

  1. Karya yang mempunyai fungsi pakai (seni rupa terapan - applied art)
  2. Karya seni rupa yang hanya mempunyai fungsi ekspresi saja (seni rupa murni - pure art).

Perbedaan fungsi ditentukan oleh tujuan pembuatannya. Karya seni rupa sebagai benda pakai yang mempunyai fungsi praktis dibuat dengan pertimbangan kegunaannya. Dengan demikian bentuk benda atau karya seni rupa itu akan semakin indah dilihat dan semakin nyaman digunakan. Tahukah kalian bahwa sepeda motor yang kita kendarai, mobil yang kita tumpangi, kursi yang kita duduki, komputer dan laptop yang kalian gunakan adalah juga karya seni rupa tiga dimensi? Coba kalian jelaskan mengapa benda-benda itu dikategorikan karya seni rupa tiga dimensi.

Jenis Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Perhatikan gambar di atas, dapatkah kalian membedakan karya seni rupa 3 dimensi yang mempunyai fungsi pakai dan yang mempunyai fungsi ekspresi saja? Pilih jenis karya apa seni rupa 3 dimensi yang ada pada gambar itu dan jelaskan alasan kalian menentukan jenis karya itu. Diskusikanlah jawaban kalian dengan teman-teman kalian.

Pengertian Karya Seni Rupa 3 Dimensi



Pada artikel Seni Rupa 2 Dimensi kita dapat mempelajari tentang Unsur-unsur pada Seni Rupa 2 Dimensi. Kalian tentu juga sudah dapat membedakan karya seni rupa dua dimensi dengan karya seni rupa tiga dimensi, kalau belum silahkan baca di artikel ini. Unsur ruang merupakan salah satu ciri pembeda antara karya dua dimensi dengan tiga dimensi. Obyek karya seni rupa dua dimensi hanya bisa di lihat dari satu sisi saja, tetapi karya tiga dimensi dapat di lihat lebih dari dua sisi.


Kalian sudah mengetahui bahwa karya seni rupa ada yang berdimensi 2 dan berdimensi 3. Kalian juga sudah mencoba berkarya seni rupa dua dimensi. Pada bahasan ini kalian akan diajak memahami karya seni rupa 3 dimensi. Di sekitar kalian banyak sekali benda tiga dimensi, tapi tahukah kalian mana saja yang dikategorikan karya seni rupa tiga dimensi? Seperti juga karya seni rupa 2 dimensi, pada karya seni rupa 3 dimensi juga mengandung unsur garis, bentuk, bidang, warna disusun sedemikian rupa sehingga membentuk obyek tertentu. Karya seni rupa 3 dimensi ada yang mempunyai fungsi pakai dan ada yang mempunyai fungsi hias saja. Untuk berkarya seni rupa 3 dimensi ini kalian dapat memilih dan mencoba berbagai bahan, teknik dan medium sesuai dengan obyek dan fungsi yang kalian inginkan.

Ketika kalian melihat sebuah karya seni rupa 3 dimensi, aspek apa saja yang kalian lihat? Coba kalian amati gambar di bawah ini untuk mengidentifikasi aspek-aspek itu!

Pengertian Karya Seni Rupa 3 Dimensi


  1. Dapatkah kalian mengidentifikasi bahan yang digunakan pada karya seni rupa 3D itu?
  2. Dapatkah kalian mengidentifikasi teknik yang digunakan pada karya seni rupa 3D itu?
  3. Dapatkah kalian mengidentifikasi medium yang digunakan pada karya seni rupa 3D itu?
  4. Dapatkah kalian menunjukkan unsur-unsur rupa yang terda- pat pada karya seni rupa 3D itu?
  5. Obyek apa saja yang terdapat pada karya seni rupa 3D itu?
  6. Bagaimanakah penataan unsur-unsur rupa pada karya seni rupa 3D itu?
  7. Manakah karya seni rupa 3D yang mempunyai fungsi benda pakai?
  8. Manakah karya seni rupa 3D yang paling menarik menurut kalian? Jelaskan alasan ketertarikan kalian!


Agar lebih memahami karya seni rupa tiga dimensi, kalian wajib memahami jenis, simbol dan nilai estetis. Selanjutnya, cermati dengan cara melihat secara langsung karya seni rupa tiga dimensi yang ada disekitar kalian. Mengunjungi pameran ataupun melihat dari berbagai reproduksi karya seni rupa di media cetak atau elektronik besar manfaatnya dalam menambah kemampuan kalian.

Karya tiga dimensi terwujud dari berbagai bahan dan medium yang beraneka ragam. Karakter unik dari masing-masing bahan dan medium ini membutuhkan berbagai perangkat dan teknik pengolahan serta penggarapan untuk mewujudkan karya seni rupa itu. Bahan dan medium yang digunakan untuk berkarya seni rupa tiga dimensi dapat berupa bahan alami atau bahan sintetis. Karya seni rupa tiga dimensi ada yang berfungsi sebagai benda pakai yang biasa disebut karya seni terapan (applied art) dan ada yang dibuat dengan tujuan ekspresi semata yang biasa disebut seni murni (pure art)

Nilai estetis karya seni rupa tiga dimensi tampak secara visual dari wujud karya seni rupa itu. Unsur-unsur rupa (unsur fisik) disusun menggunakan prinsip-prinsip penataan (unsur nonfisik) membentuk komposisi wujud karya yang unik dan menarik. Nilai estetis karya seni rupa bersifat obyektif dan subyektif. Nilai obyektif terdapat pada karya seni rupa itu sendiri sedangkan nilai subyektif berada pada penikmatnya.

Karya seni rupa ada yang mempunyai makna simbolik. Unsur-unsur rupa yang terdapat pada karya seni rupa tiga dimensi dapat menunjukkan atau menjadi simbol dari sesuatu.

Berkarya seni rupa tiga dimensi dimulai dengan mencari ide gagasan atau model karya yang akan dibuat. Kegiatan ini dapat diawali dengan membuat rancangan berupa sketsa, dilanjutkan dengan memilih medium, bahan, perangkat dan teknik yang akan digunakan. Alasan-alasan pemilihan gagasan, model hingga teknik berkarya dapat disebut sebagai konsep berkarya seni rupa.

Refleksi

Kekayaan seni budaya Nusantara menghasilkan beraneka ragam karya seni rupa tiga dimensi. Keunikan karya seni rupa tiga dimensi menunjukkan latar belakang budaya, keterampilan dan kreativitas para perupanya. Kekayaan sumber daya alam yang kita miliki menyumbangkan bermacam-macam bahan dan medium untuk berkarya seni rupa tiga dimensi.

Kalian telah menjadi seorang perupa dengan mencoba membuat karya seni rupa tiga dimensi. Melalui proses berkarya seni rupa itu kalian belajar untuk tekun, disiplin dan bertanggung jawab serta menghargai karya seni rupa yang dihasilkan. Tidak ada karya yang jelek jika kalian sungguh-sunguh mengerjakannya. Setiap karya yang dihasilkan oleh seorang perupa memililki keindahan dan keunikannya tersendiri. Melalui penyajian karya dan saling memberikan tanggapan pada karya yang disajikan, kalian belajar untuk berani mengemukakan pendapat, memupuk rasa percaya diri dan terutama saling menghargai perbedaan, menghargai keragaman yang Tuhan anugerahkan kepada kita semua.

Proses dan Berlatih Berkarya Seni Rupa 2 Dimensi

Karya seni rupa mempunyai bentuk dan fungsi yang beraneka ragam. Berdasarkan dimensinya kita mengenal karya seni rupa dua dan tiga dimensi. Karya dua dimensi terwujud dari bergai bahan dan medium yang beraneka ragam. Karakter unik dari masing-masing bahan dan medium ini membutuhkan berbagai perangkat dan teknik pengolahan serta penggarapan untuk mewujudkan karya seni rupa itu. Bahan dan medium yang digunakan untuk berkarya seni rupa 2 dimensi dapat berupa bahan alami atau bahan sintetis. Keindahan karya seni rupa tampak secara visual dari bentuk dan obyek pada karya seni rupa itu. Unsur-unsur rupa (unsur fisik) disusun menggunakan prinsip-prinsip penataan (unsur nonfisik) membentuk komposisi obyek gambar atau lukisan yang unik dan menarik.

Obyek pada karya seni rupa dua dimensi dapat berwujud abstrak atau dapat juga menyerupai kenyataan yang ada disekitar kita. Mahluk hidup dan benda mati dapat digunakan sebagai model objek berkarya seni rupa dua dimensi. Melalui serangkaian tahapan proses berkarya seni rupa dua dimensi akan terwujud karya seni rupa dua dimensi yang unik dan menarik. Untuk terampil berkarya seni rupa tidak hanya ditentukan oleh bakat, akan tetapi terutama oleh latihan dan kesungguhan dalam berkarya.

Kemampuan berkarya seni rupa adalah anugerah Tuhan yang patut kalian syukuri. Kemampuan ini disyukuri oleh banyak perupa dengan membuat berbagai karya seni rupa yang memiliki manfaat bagi dirinya atau sesamanya baik secara fisik atau bathin. Kekayaan alam Nusantara kita syukuri sebab memiliki keanekaragaman objek dan bahan yang dapat digunakan untuk berkarya seni rupa dua dimensi. Budaya Nusantara yang beraneka ragam menghasilkan banyak karya seni rupa dua dimensi yang membanggakan di dunia internasional. Kita patut merasa bangga, pengakuan UNESCO pada Batik sebagai salah satu warisan dunia tidak benda menunjukkan penghargaan dunia Internasional pada karya seni rupa yang adalah bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Kalian telah mencoba membuat karya seni rupa dua dimensi. Melalui proses berkarya seni rupa itu kalian belajar untuk tekun, disiplin dan bertanggung jawab serta menghargai karya seni rupa yang dihasilkan. Tidak ada karya yang jelek jika kalian sungguh-sunguh mengerjakannya. Setiap karya yang dihasilkan oleh teman kalian memilki keindahan dan keunikannya tersendiri. Karya yang indah tidak selalu karya yang mirip dengan kenyataan yang digambarkannya. Melalui penyajian karya dan saling memberikan tanggapan pada karya yang disajikan, kalian belajar untuk saling mnghargai perbedaan, menghargai keragaman yang Tuhan anugerahkan kepada kita semua.

Proses Berkarya Seni Rupa 2 Dimensi

Karya seni rupa 2 dimensi tidaklah tercipta dengan sendirinya. Pembuatan karya seni rupa 2 dimensi harus dilakukan melalui sebuah proses secara bertahap. Tahapan dalam berkarya ini berbeda  antara satu jenis karya dengan jenis karya lainnya mengukuti karakteristik bahan, teknik, perangkat dan medium yang digunakan untuk mewujudkan karya seni rupa itu.

Tahapan pertama dalam berkarya seni rupa dua dimensi ini adalah adanya motivasi untuk berkarya. Motivasi ini dapat berasal dari dalam diri atau dari luar diri perupanya. Benda-benda yang kecil atau hal-hal sederhana dalam kehidupan kita sehari-hari dapat menjadi ide untuk berkarya seni rupa dua dimensi. Cobalah perhatipkan benda-benda dan peristiwa sehari-hari disekitar kita lalu kembangkan hasil pengamatan anda menjadi gagasan berkarya seni rupa. Pilihlah bahan, media , perangkat dan teknik yang kalian kuasai dan ingin anda coba. Mulailah berkreasi menciptakan karya seni rupa.

Perharikan karya seni rupa dua dimensi gambar karikatur tokoh Naruto berikut ini ceritakan kembali langkah-langkah dalam proses berkarya seni rupa dua dimensi yang ditunjukan oleh gambar karikatur itu.

Proses dan Berlatih Berkarya Seni Rupa 2 Dimensi


Berlatih Berkarya Seni Rupa 2 Dimensi

Proses dan Berlatih Berkarya Seni Rupa 2 Dimensi

Amati karya seni rupa dua dimensi di atas, perhatikan obyek pada masing-masing karya itu. Kalian tentu dapat membedakan mana objek yang merupakan makhluk hidup dan mana obyek benda mati. Kalian juga dapat mencoba mengidentifikasi bahan dan teknik yang digunakan untuk membuat karya itu. Sekarang cobalah berlatih untuk membuat karya seni rupa dengan melihat model benda mati dan mahluk hidup yang ada disekitar kalian. Mulailah dengan model yang bentuknya sederhana terlebih dahulu. Cobalah amati kembali bagaimana unsur-unsur rupa dan prinsip-prinsip penataannya membentuk sebuah obyek dalam karya seni rupa. Jangan takut salah atau malu jika karya kalian tidak terlalu mirip dengan model yang kalian jadikan contoh.

Keindahan sebuah karya tidak hanya kemiripan bentuknya saja, tetapi kesungguhan dalam membaut karya itu akan menjadikan karya kalian unik dan menarik. Setiap manusia mempunyai karakter dan keunikan yangbeda -beda, demikian juga dengan karya yang kalian buat. Cobalah berkali-kali menggunakan berbagai model, bahan, teknik dan medium yang berbeda -beda. Rasakan oleh kalian dan kemukakan obyek mana yang menurut kalian paling menarik, bahan, media, dan teknik apa yang kalian sukai. Jelaskan mengapa obyek itu menarik dan bahan, media serta teknik itu kalian sukai.

Sajikan karya kalian bersama-sama lalu diskusikan bersama-sama berilah tanggapan tidak hanya pada karya yang kalian buat tetapi karya yang dibuat teman-teman yang lain.