Monday, November 14, 2016

Pergelaran Seni Tari di Sekolah


Pergelaran Seni Tari di Sekolah
Untuk memperdalam pemahaman Anda tentang materi di atas, silakan Anda mengerjakan latihan berikut ini

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pergelaran ! 
  2. Sebutkan tujuan pergelaran tari !
  3. Apa fungsi pergelaran tari ?
  4. Persyaratan apa saja yang membangun pergelaran tari agar terwujud ?

Kegiatan pergelaran untuk siswa adalah suatu kegiatan dalam rangka membentuk pengalaman dari kreativitas, kemampuan musikal, tanggungjawab, pengenalan jati diri terutama dalam hal karya seni.

Kesuksesan sebuah pertunjukan tidak lepas bagaimana pertunjukan itu dipertsiapkan. Untuk menghasilkan pertnjukan baik tentunya dibutuhkan persiapan yang matang. Berikut hal-hal yang perlu dilakukan untuk mempersiapkan pertunjukan tari:

  1. Pembentukan panitia
  2. Menyusun Jadwal kegiatan Menyusun jadwal kegiatan sangat diperukan agar kegiatan dapat terlaksana dengan efektif , efisien, baik dan bermutu.
  3. Penampilan karya seni tari kelompok atau individu

Panitia adalah suatu kelompok dalam mengelola elaksanaan pada bentuk kegiatan. Paniatia tebagi menjadi dua yaitu (1) Steering Comitee (panitia pengarah) sebagai penasehat dan pemberi petunjuk kepada kelompok bawahannya dalam menjalankan tugas dan (2) Organizing Comitee (panitia peaksana) memiliki tugas melakukan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan di lapangan

1) Pimpinan Produksi
Orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukan.
2) Sekretaris Produksi
Orang yang bertanggungjawab dalam membukukan dan mencatat semua kegiatan yang berhubungan dengan produksi seni pertunjukan.
3) Bendahara
Orang yang bertanggungjawab pada semua hal yang berhubungan dengan keuangan.
4) Seksi Dokumentasi
Orang yang bertanggungjawab atas dokumentasi kegiatan.
5) Seksi Publikasi
Orang yang bertanggungjawab pada segala urusan promosi dari kegiatan pementasan pertunjukan.
6) Seksi pendanaan
Orang yang bertanggungjawab pada penyediaan dana yang dibutuhkan dalam proses dan pelaksanaan pementasan seni pertunjukan.
7) Tiketing
Orang yang bertanggungjawab atas penjualan dan pembelian karcis pertunjukan.
8) House Manager
Orang yang bertugas mengemban pelayanan publik serta bertanggung jawab kepada pimpinan produksi dalam layanan staf dan layanan publik.
9) Sutradara/ Koreografer
Orang yang membuat konsep dari pertunjukan, dan mengatur alur atau laku dari sebuah pertunjukan.
10)Pimpinan Artistik
Penanggungjawab artistik karya, performa penyajian hingga tata urut pementasan agar dapat menyajikan urutan pementasan yang harmonis.
11)Stage Manager
Orang yang mengkordinasi seluruh bagian yang ada di panggung.
12)Penata Panggung
Tugas penata panggung adalah menjadi layanan pemenuhan kepada penyaji karya seni dan tuntutan artistik garapan berdasar prasaran dari pimpinan artistik.
13)Penata Cahaya
Tugas penata cahaya adalah menjadi sumber sukses dan artistiknya pementasan karya seni yang dipergelarkan yang berhubungan dengan masalah pencahayaan, terang-padamnya lampu, serta bagaimana caranya mengatasi apabila terjadi kecelakaan matinya lampu dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).
14)Penata Rias dan Busana
Penata Rias dan Busana adalah orang yang memiliki tugas atau tanggungjawab merias dan menata busana pemain.
15)Penata Suara
Orang yang memiliki tugas atau tanggungjawab mengatur suara atau bunyi selama pertunjukan berlangsung.
16)Penata Musik
Tugas penata musik dan sound adalah menjadi sumber sukses dan kualitas musik yang disajikan dalam pementasan

Kerangka Proposal Pergelaran Seni Tari di Sekolah

Agar kalian lebih memahami dalam proses Pergelaran seni tari. Buatlah proposal tari kreasi dengan tahapan seperti berikut ini:
Pergelaran Seni Tari di Sekolah

Selanjutnya buatlah jadwal latihan pergelaran tari. Masa perencanaan kurang lebuh selama tiga bulan. Perhatikan tabel dibawah ini! Berikanlah tanda dalam penentuan jadwal mulai menentukan tema sampai dengan pergelaran. Diskusikan bersama dengan teman–teman kamu.

Kamu sudah mengetahui apa saja yang wajib menjadi bahan pertimbangan dalam pergelaran seni tari. Coba sekarang susun acara pergelaran tari dan diskusikan hasil pementasan baik dengan penonton atau teman sekelas.


Tanya Jawab singkat seputar Pergelaran Seni Tari di Sekolah

Bagaimana proses membuat Pergelaran tari di sekolahmu?

Jawaban : Proses membuat pergelaran tari di sekolah meliputi perencanaan konsep, pemilihan tema, pembentukan tim kreatif dan penari, latihan koreografi, penyusunan musik dan kostum, serta persiapan panggung dan promosi.

Apakah tujuan diadakannya pergelaran tari di sekolah?

Jawaban : Tujuan pergelaran tari di sekolah adalah untuk mengembangkan bakat dan minat siswa dalam seni tari, memperkaya kehidupan budaya sekolah, serta meningkatkan apresiasi dan penghargaan terhadap kebudayaan lokal dan nasional.

Pergelaran tari ada apa saja?

Jawaban : Pergelaran tari melibatkan berbagai elemen seperti penari, koreografi, musik, kostum, latar, dan pencahayaan, serta manajemen produksi dan promosi.

Apa arti pergelaran tari bagi siswa?

Jawaban : Pergelaran tari bagi siswa berarti kesempatan untuk mengekspresikan diri, mengasah kemampuan artistik, bekerja sama dalam tim, serta menghargai dan mengenal kebudayaan serta tradisi tari.

Apa saja kegiatan pentas seni di sekolah?

Jawaban : Kegiatan pentas seni di sekolah meliputi pertunjukan tari, teater, musik, vokal, seni rupa, dan berbagai bentuk ekspresi seni lainnya yang melibatkan partisipasi siswa dan guru.

Contoh pentas seni apa saja?

Jawaban : Contoh pentas seni meliputi pertunjukan tari tradisional dan modern, konser musik, drama teater, pameran lukisan dan karya seni rupa, serta festival film pendek dan fotografi.

Apa saja unsur unsur Pagelaran?

Jawaban : Unsur-unsur pagelaran meliputi tema, konsep, karya seni yang ditampilkan, penampil dan kru, lokasi, penonton, serta aspek produksi dan manajemen.

Langkah langkah membuat Pergelaran tari adalah?

Jawaban : Langkah-langkah membuat pergelaran tari meliputi pemilihan tema, perencanaan konsep, pembentukan tim kreatif, pemilihan penari, latihan koreografi, penyusunan musik dan kostum, serta persiapan panggung dan promosi.

Apa itu acara pensi sekolah?

Jawaban : Acara pensi sekolah adalah kegiatan pentas seni yang diadakan oleh sekolah sebagai ajang apresiasi dan penghargaan terhadap bakat dan kreativitas siswa dalam bidang seni dan budaya.

Di mana pertunjukan tari biasanya di lakukan?

Jawaban : Pertunjukan tari biasanya dilakukan di ruang pertunjukan seperti teater, auditorium, aula sekolah, lapangan terbuka, atau tempat-tempat umum yang memungkinkan penonton menikmati pertunjukan tersebut.

Apa itu pentas dalam seni tari?

Jawaban : Pentas dalam seni tari adalah suatu pertunjukan atau peragaan tari yang dilaksanakan di atas panggung atau lokasi tertentu untuk dinikmati oleh penonton, baik secara individu maupun kelompok.

Apa unsur utama dalam tarian?

Jawaban : Unsur utama dalam tarian meliputi gerak, irama, ruang, dan ekspresi penari, yang semuanya berpadu untuk menciptakan karya seni yang dinamis dan bermakna.

Hal apa saja yang harus dipersiapkan sebelum pertunjukan tari?

Jawaban : Sebelum pertunjukan tari, perlu dipersiapkan konsep dan tema, penari, koreografi, musik, kostum, latar, pencahayaan, serta manajemen produksi dan promosi agar pertunjukan berjalan lancar dan sukses.

Apa yang dipersiapkan dalam pergelaran tari?

Jawaban : Dalam pergelaran tari, perlu dipersiapkan tema dan konsep, penari, koreografi, musik, kostum, latar, pencahayaan, serta aspek produksi dan manajemen, termasuk promosi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.


Sumber : Seni Budaya / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014

Unsur Pendukung Pergelaran Tari

Unsur Pendukung Pergelaran Tari: Pentingnya Menjaga Kualitas dan Kekuatan Pertunjukan

Tari merupakan salah satu seni pertunjukan yang memiliki banyak penggemar di seluruh dunia. Dalam sebuah pertunjukan tari, terdapat unsur-unsur penting yang harus diperhatikan dan dijaga agar kualitas dan kekuatan pertunjukan tetap terjaga. Pada artikel ini, akan dibahas secara detail tentang unsur-unsur pendukung pergelaran tari yang penting untuk diperhatikan.

Musik

Musik merupakan unsur pendukung yang sangat penting dalam sebuah pertunjukan tari. Musik dapat memberikan nuansa yang sesuai dengan tema tari, mengiringi gerakan tari, serta memberikan ritme dan tempo yang tepat. Oleh karena itu, pemilihan musik yang tepat dan kualitas suara yang baik sangat penting dalam menjaga kualitas pertunjukan tari.

Para penari harus dapat beradaptasi dengan musik yang dipilih agar gerakan tari dapat terlihat selaras dengan irama musik. Selain itu, tata suara juga harus diperhatikan untuk menghindari kebisingan atau ketidakseimbangan antara musik dan gerakan tari.

Kostum

Kostum merupakan unsur penting lainnya dalam sebuah pertunjukan tari. Kostum harus sesuai dengan tema tari dan memberikan nuansa yang tepat. Kualitas kostum juga harus baik dan nyaman dipakai oleh penari agar dapat bergerak dengan leluasa.

Kostum dapat memperkuat karakter dan tema tari sehingga dapat memberikan kesan yang kuat dan menarik bagi penonton. Selain itu, kostum juga dapat menambah keindahan pertunjukan tari dan memberikan kesan visual yang menarik.

Penari

Penari merupakan unsur utama dalam sebuah pertunjukan tari. Kualitas gerakan penari harus baik dan teratur, serta harus dapat mengekspresikan karakter dan tema tari dengan baik. Selain itu, penari juga harus memiliki kemampuan fisik yang baik dan stamina yang kuat agar dapat menampilkan gerakan tari dengan sempurna.

Penari juga harus dapat beradaptasi dengan musik dan kostum yang digunakan agar dapat menampilkan pertunjukan tari yang harmonis dan menarik. Oleh karena itu, penari harus rajin berlatih dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum pertunjukan tari dilakukan.

Cahaya dan Suara

Cahaya dan suara merupakan unsur pendukung lainnya dalam sebuah pertunjukan tari. Pencahayaan yang tepat dapat memberikan nuansa yang sesuai dengan tema tari, serta memberikan fokus pada gerakan penari yang sedang tampil. Sedangkan, tata suara yang baik dan nyaman didengar oleh penonton dapat memperkuat kesan dari tema tari.

Pemilihan cahaya dan suara yang tepat dapat memberikan pengaruh besar terhadap kualitas dan kekuatan pertunjukan tari. Oleh karena itu, pemilihan tata cahaya dan suara yang tepat harus dipertimbangkan dengan baik dan dijaga kualitasnya selama pertunjukan tari berlangsung.

Seni Rupa dan Dekorasi Panggung

Seni rupa dan dekorasi panggung dapat menjadi faktor pendukung lainnya yang dapat memperkuat kesan tema tari. Seni rupa dapat diwujudkan dalam bentuk properti atau aksesoris yang digunakan dalam pertunjukan tari. Sedangkan, dekorasi panggung dapat memberikan kesan yang tepat pada penonton dan memperkuat tema tari.

Properti dan aksesoris yang digunakan harus sesuai dengan tema tari dan dapat memberikan kesan yang kuat pada penonton. Sedangkan, dekorasi panggung harus sesuai dengan tema tari dan dapat memberikan nuansa yang tepat pada pertunjukan tari.

Seni tari merupakan seni yang kompleks, artinya seni tari tidak dapat berdiri sendiri, kehadiran unsur seni yang lainnya merupakan pendukung dari sebuah pergelaran seni tari. Dengan demikian tari akan mempunyai daya tarik dan pesona guna membahagiakan penonton yang menikmatinya. Unsur pendukung dalam pergelaran seni tari yaitu gerak, musik iringan, tema, tata rias dan kostum, pola lantai, tempat / pentas dan lighting.

Diawal sudah dijelaskan bahwa seni tari tidak dapat berdiri sendiri ada unsur seni yang lain sebagai pendukungnya. Peran cabang seni yang lain memberikan kekuatan pada kadar estetis dan penampilan karya seni tari. Adapun hubungan seni tari dengan cabang seni yang lain yaitu seni rupa, seni musik dan seni drama. Sekarang coba kamu klasifikasikan apa saja yang termasuk kedalam seni rupa, seni musik dan seni drama dalam pergelaran seni tari.
Unsur Pendukung Pergelaran Tari

Contoh seni tari memiliki hubungan dengan seni yang lainnya yaitu Sendratari Ramayana dan Dramatari Mahabarata. Di dalam tari sendratari atau dramatari memiliki unsur seni rupa, seni musik dan seni drama yang terdapat unsur cerita di dalamnya.

Pergelaran Topeng Betawi merupakan seni teater betawi yang diawali ceritanya dengan tarian topeng menggunakan kostum tari Betawi dan diiringi dengan musik gamelan Topeng, menggangkat cerita rakyat dengan dekorasi panggung yang sederhana.

Kesimpulan

Dalam sebuah pertunjukan tari, terdapat unsur-unsur penting yang harus diperhatikan dan dijaga agar kualitas dan kekuatan pertunjukan tetap terjaga. Musik, kostum, penari, cahaya dan suara, serta seni rupa dan dekorasi panggung merupakan unsur-unsur yang sangat penting dalam sebuah pertunjukan tari.

Para penari harus mempersiapkan diri dengan baik dan berlatih secara teratur agar dapat menampilkan pertunjukan tari yang berkualitas dan menarik bagi penonton. Semua unsur pendukung harus dijaga kualitasnya selama pertunjukan tari berlangsung agar dapat memberikan pengaruh yang positif bagi penonton.

Dalam era modern saat ini, pertunjukan tari dapat menjadi bagian dari pengembangan seni dan budaya di Indonesia. Oleh karena itu, menjaga dan meningkatkan kualitas pertunjukan tari harus menjadi perhatian bagi semua pihak terkait.

Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan meningkatkan pengetahuan tentang unsur-unsur pendukung pergelaran tari. Dengan menjaga kualitas dan kekuatan pertunjukan, maka seni tari dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kekayaan seni dan budaya Indonesia.

Sumber : Seni Budaya / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014

Teknik dan Prosedur Pergelaran Tari

Teknik dan prosedur dalam membuat pergelaran tari wajib benar-benar dilakukan dengan sistematis. Karena dengan cara dan tahapan yang cocok, pergelaran yang diadakan akan berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Untuk mencapai pergelaran baik sangat diperlukan perencanaan baik pula, dengan menyusun acara baik, diperlukan strategi khusus agar penyelenggaraan pergelaran itu tetap dapat diminati dan dinikmati oleh penonton. Susunan acara yang dibuat diusahakan jangan sampai monoton, sebab akan membuat penonton menjadi bosan.

Dalam pergelaran tari selain materi yang akan dipagelarkan diperhitungkan, di perhatikan pula apakah dalam penyajian tari itu ditarikan secara tunggal, berpasangan atau kelompok. Maka susunan tarian itu wajib ditata sehingga tidak terjadi Monoton dalam menikmati pergelaran itu.

Unsur lain yang terkandung dalam pergelaran tari seperti irama (ritme), iringan, tata busana dan tata rias, tempat serta tema. Menjadi hal yang perlu di pertimbangkan, sebab suatu pertunjukan seni akan melibatkan unsur yang lain sebagai unsur pendukung.
Teknik dan Prosedur Pergelaran Tari

Setelah kalian belajar mengenai teknik dan prosedur gerak dasar tari, jawablah beberapa pertanyaan di bawah ini!

  1. Sebutkan langkah-langkah dalam membuat pergelaran tari?
  2. Jelaskan hubungan seni tari dengan cabang seni lainnya (seni musik, seni rupa, dan seni teater)?


Tugas kelompok:
Lakukan pengamatan dan perhatikan pergelaran seni yang ada di Sekolah kamu. Jelaskan bagaimanah proses pergelaran seni itu?

Sumber : Seni Budaya / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014

Pengertian Pergelaran Karya Seni Tari


Pergelaran karya seni tari merupakan pertunjukan tari atau penyajian yang ditujukan kepada orang lain. Bagi siswa, pergelaran merupakan suatu proses belajar untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan. Di sini termasuk mengembangkan keterampilan dalam berbagai bentuk untuk memproyeksikan dirinya kepada penonton.

Penyelenggaraan pergelaran seni pada dasarnya latihan dalam berorganisasi yang memerlukan cara kerja yang sistematik. Pergelaran seni juga dijadikan sebagai kegiatan apresiasi seni untuk mengembangkan kreativitas. Mengingat bahwa kegiatan ataupun pergelaran seni tari sebagai tontonan yang melibatkan dua pihak, yaitu satu pihak yang ditonton dan pihak lain yang menonton. Tentu saja harus didukung dengan cabang seni yang lainnya, seingga pergelaran seni tersebut akan terlihat sempurna.

Pergelaran Seni Tari yang diadakan pada malam tahun baru 2014 bertempat di bundaran HI Jakarta. SMKN 57 jurusan seni tari membawakan 6 tari Betawi, Tari Saman dari Aceh, Tari Pa’Gellu dari Sulawesi dan musik Gambang Kromong. Dari pergelaran seni tari tersebut terdapat berbagai motif ragam gerak tari yang dirangkai menjadi satu bentuk tarian yang utuh sehingga memiliki nilai estetis.

Bentuk pergelaran kebudayaan yang melibatkan kurang lebih 10 penari dan 8 pemusik Gambang Kromong. Pergelaran kebudayaan yang merupakan bentuk apresiasi generasi muda Indonesia dalam mengembangkan kreativitas seni budaya lokal untuk tetap mempertahankan, melestarikan dan mengembangkan kebudayaan sehingga kebudayaan Indonesia tidak punah karena dipengaruhi dengan kemajuan teknologi, sosial dan kebudayaaan modern, sehingga kebudayaan Indonesia tetap terjaga keasliannya dan memiliki nilai estetis yang tinggi.
Pengertian Pergelaran Karya Seni Tari

Terdapat pula pergelaran Seni Tari Betawi Ronggeng Blantek, Tari Blenggo dan Tari Jakarta yang diadakan di Balai Latihan Jakarta Selatan, merupakan hasil dari proses pelatihan selama dua minggu dan dilatih langsung oleh seniman-seniman tari sehingga, peserta memperoleh secara detail ragam gerak tari yang diajarkan sesuai dengan hitungan atau ketukan pada iringan musik. Raga tari tersebut dirangkai menjadi satu bentuk tarian tradisional secara utuh lengkap dengan musik pengiring dan unsur pendukung yang lainnya.

Pengertian Pergelaran Tari

Pergelaran tari adalah sebuah bentuk pertunjukan seni yang mengkombinasikan gerakan-gerakan tari dengan elemen-elemen lainnya seperti musik, dekorasi panggung, pencahayaan, dan kostum. Dalam pergelaran tari, para penari tidak hanya mengekspresikan diri melalui gerakan-gerakan tari, tetapi juga menampilkan kreativitas mereka dalam bentuk-bentuk lain seperti penggunaan alat musik, peragaan kostum, dan penggunaan efek khusus.

Sejarah Pergelaran Tari

Pergelaran tari telah ada sejak ribuan tahun yang lalu, terutama di negara-negara di Timur Tengah dan Asia. Pada masa itu, tari dianggap sebagai sebuah bentuk ritual atau upacara keagamaan. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, tari mulai dikenal sebagai bentuk seni yang terpisah dari keagamaan dan digunakan sebagai hiburan dan pertunjukan bagi masyarakat.

Pergelaran tari modern, seperti yang kita kenal saat ini, mulai berkembang di Eropa pada abad ke-16. Pada masa itu, tari menjadi bagian dari kebudayaan dan hiburan di kalangan bangsawan dan kelas menengah. Pergelaran tari modern terus berkembang dan semakin populer hingga saat ini, baik di Eropa maupun di seluruh dunia.

Jenis-Jenis Pergelaran Tari

Terdapat banyak jenis pergelaran tari yang berbeda, tergantung pada aspek-aspek seperti gaya tari, tema pertunjukan, dan jenis musik yang digunakan. Beberapa jenis pergelaran tari yang populer di seluruh dunia adalah:

Ballet

Ballet adalah salah satu jenis tari klasik yang berasal dari Eropa. Ballet ditandai oleh gerakan-gerakan yang indah, lemah lembut, dan elegan. Ballet sering dianggap sebagai bentuk tari paling sulit karena membutuhkan kekuatan, kelenturan, dan keterampilan teknis yang tinggi dari para penarinya.

Modern Dance

Modern dance adalah jenis tari yang berkembang pada abad ke-20. Tari ini menekankan pada kebebasan dalam gerakan-gerakan tari dan lebih fokus pada pengungkapan emosi dan perasaan dari para penarinya.

Jazz Dance

Jazz dance adalah jenis tari yang memiliki pengaruh musik jazz. Jazz dance ditandai oleh gerakan-gerakan yang cepat dan energik, serta penggunaan teknik-teknik tari seperti pirouette dan jete.

Hip Hop Dance

Hip hop dance adalah jenis tari yang berkembang pada akhir tahun 1960-an dan 1970-an. Tari ini memiliki pengaruh musik hip hop dan menekankan pada gerakan-gerakan tubuh yang tajam dan ekspresif, serta improvisasi dan kreativitas dari para penarinya.

Latin Dance

Latin dance adalah jenis tari yang memiliki pengaruh dari musik dan budaya Latin. Latin dance ditandai oleh gerakan-gerakan tubuh yang sensual dan bergairah, serta penggunaan teknik-teknik tari seperti salsa, rumba, dan cha-cha.

Fungsi Pergelaran Tari

Pergelaran tari memiliki banyak fungsi, tergantung pada tujuan dan konteks pertunjukan. Beberapa fungsi pergelaran tari adalah:

Hiburan

Salah satu fungsi utama pergelaran tari adalah sebagai hiburan bagi penonton. Pergelaran tari yang menarik dan menghibur dapat membuat penonton merasa senang dan terhibur.

Pendidikan

Pergelaran tari juga dapat digunakan sebagai sarana pendidikan dan pengajaran, terutama dalam hal pengembangan keterampilan motorik dan keterampilan artistik.

Ekspresi Seni

Pergelaran tari juga menjadi wadah bagi para seniman untuk mengekspresikan ide-ide dan perasaan mereka melalui gerakan-gerakan tari dan bentuk-bentuk lain dari seni, seperti musik dan dekorasi panggung.

Kesimpulan Akhir

Dalam kesimpulannya, pergelaran tari adalah sebuah bentuk pertunjukan seni yang mengkombinasikan gerakan-gerakan tari dengan elemen-elemen lainnya seperti musik, dekorasi panggung, pencahayaan, dan kostum. Pergelaran tari memiliki banyak jenis yang berbeda, dan masing-masing jenis memiliki karakteristik yang unik dan menarik bagi penonton.

Pergelaran tari juga memiliki banyak fungsi, seperti sebagai hiburan, sarana pendidikan dan pengajaran, serta wadah ekspresi seni bagi para seniman. Dengan begitu, pergelaran tari tetap menjadi sebuah bentuk seni yang sangat berharga dan penting dalam kehidupan kita sehari-hari.

Bagi Anda yang tertarik untuk menonton pergelaran tari, tidak perlu khawatir. Saat ini banyak pertunjukan tari yang diadakan secara online maupun offline di berbagai kota di seluruh dunia. Dengan menonton pergelaran tari, kita dapat lebih mengapresiasi keindahan dan keunikan dari bentuk seni yang satu ini.


Setelah kamu belajar tentang konsep-konsep pergelaran ragam gerak tari. Jawablah beberapa pertanyaan di bawah ini!

  1. Apakah yang dimaksud dengan pergelaran seni tari?
  2. Apakah Fungsi dari pergelaran seni tari ?
  3. Sebutkan unsur pendukung yang terdapat pada pergelaran tari!
  4. Bagaimanakah proses dalam membuat pergelaran tari di sekolah kamu?


Sumber : Seni Budaya / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014.

Mengomunikasikan Kritik Musik


Setelah kamu memiliki pemahaman tentang langkah-langkah dan penulisan kritik musik maka muncul pertanyaan selanjutnya: bagaimana kritik musik itu dikomunikasikan? Ya! Kritik musik tersebut dapat dilakukan secara tertulis maupun lisan. Secara tertulis, kritik musik sebaiknya memiliki sistematika penulisan yang mencakup: Pendahuluan – Deskripsi – Analisis – Interpretasi – dan, Evaluasi sebagai bahan Kesimpulan. Bagaimana kamu melakukan tahapan-tahapan itu dalam tulisan? Mari awali dengan mengunjungi suatu pertunjukan atau konser musik. Perlu diingat bahwa musik yang akan dimainkan dalam pertunjukan atau konser tersebut harus benar-benar kamu pahami dengan baik. Kemudian, buatlah catatan-catatan tentang pertunjukan musik itu yang kamu pandang penting. Setelah itu, buatlah laporan tulisan yang terdiri dari:

1.Pendahuluan 
Pada bagian pedahuluan ini kemukakan latar belakang kritik yang berhubungan dengan pengalaman yang kamu peroleh setelah menyaksikan suatu konser musik. Dalam konser musik itu, kamu berperan sebagai pendengar, bukan pemain. Genre musik dalam konser itu sebaiknya merupakan genre musik yang kamu pahami dengan baik.

2.Deskripsi
Pada bagian deskripsi ini tuliskan seluruh informasi tentang penyelenggaraan pertunjukan atau konser musik itu. Misalnya, tuliskan tanggal, waktu, dan lokasi pertunjukan, siapa pemain musiknya, apa yang kamu saksikan dalam pertunjukan itu, jenis atau genre musik apa yang dimainkan, kondisi akustik ruang pertunjukan, tata panggung, dan sebagainya yang dapat kamu amati secara konkrit.
Mengomunikasikan Kritik Musik

3.Analisis
Pada bagian Analisis fokuskan pada musik yang dimainkan. Kamu amati bagaimana cara pemain musik memainkan karya-karya musik atau lagu mereka, seperti kemampuan musikal masing-masing pemain dalam memainkan musik, mengekspresikan musik, menginterpretasikan musik, keharmonisan dan keseimbangan permainan musik, pengkalimatan (phrasing) lagu, intonasi, dan lain-lain.

4.Interpretasi
Pada bagian Interpretasi kamu harus dapat memaknai musik atau lagu yang dimainkan dalam pertunjukan musik tersebut. Pemaknaan musik yang dimainkan dalam pertunjukan yang kamu saksikan tidak dapat terjadi apabila kamu tidak memiliki pemahaman yang cukup dalam tentang musik, pencipta, nilai-nilai estetik, dan pemahaman budaya yang terjadi ketika karya musik dihasilkan. Dalam bagian ini, kamu dituntut untuk memiliki beragam referensi yang diperoleh dari beragam sumber untuk melengkapi pengetahuan yang kamu miliki sebagai upaya untuk mengungkapkan makna dari musik yang dimainkan.

5.Evaluasi
Pada bagian Evaluasi kamu baru dapat memberi penilaian terhadap pertunjukan atau konser musik yang kamu saksikan. Namun, seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, penilaian yang kamu tuliskan pada bagian ini bukan berupa penilaian-penilaian pribadi atau subjektif, tetapi dilandaskan pada analisis dan interpretasi yang telah kamu lakukan dalam tahap sebelumnya.

Pahami kelima cara mengkomunikasikan kritik musik melalui tulisan di atas. Kemudian, buatlah suatu laporan kritik musik yang mencakup kelima cara tersebut.

Sumber : Seni Budaya / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014.

Langkah-langkah dan Penulisan Kritik Musik


Bagaimana kritik pedagogik dilakukan dalam pembelajaran musik di sekolah? Pada hakikatnya, aktivitas kritik seni berhubungan dengan aktivitas musik yang dilakukan secara konkrit. Berdasarkan teori kritik yang dikemukakan oleh Feldman (1967), sebagaimana dikutip oleh Bangun (2001), dalam teori kritik seni dikenal empat tahap kegiatan, yaitu: deskripsi, analisis formal, interpretasi, dan evaluasi atau penilaian. Untuk dapat mengemukakan kritik berdasar keempat tahap atau langkah itu, terlebih dahulu kita bahas dulu masing-masing pengertiannya.

Tahap deskripsi mengacu pada suatu proses pengumpulan data yang secara langsung diperoleh oleh kritikus. Dalam tahap ini, kritikus hanya mengemukakan hasil pengamatannya pada suatu objek, yaitu musik atau pertunjukan musik. Penilaian ‘bagus’ atau ‘tidak bagus’; ‘benar’ atau ‘salah’ tidak masuk dalam tahap ini. Misalnya, mengemukakan pengamatan kritikus pada permainan musik murid lain dan mengemukakan bagaimana caranya siswa itu mengekspresikan musik yang dia mainkan. Dalam tahap ini murid yang memberi kritik tidak mengatakan bahwa permainan musik tidak ekspresif atau kurang bagus. Perhatikan contoh kritik musik dalam

Kriteria Standar
Kriteria utama musik pop adalah gampang dipahami sehingga wajib sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan kebanyakan masyarakat. Musik pop ini wajib mampu menawarkan aspek identifikasi para penggemar dengan idolanya sehingga faktor non musikal tidak kalah penting, malah lebih penting (kasus terbaik adalah Madonna, sebab musiknya sendiri sangat polos dan tanpa makna apa pun, kemampuan vokal amat terbatas tetapi cara penampilan cara mempresentasikan diri sangat profesional dan menutup segala yang lain).
Pada sisi instrumentasinya semula menggunakan gitar, bas, drum set, vokal. Kemudian diperluas dengan keyboards, dan sebagainya. Akhirnya, tidak ada instrumentasi yang khas pada musik pop. Bisa saja penyanyi pop diiringi oleh orkes simfoni. Itu hanya aspek kuantitatif, bukan kualitatif. Bahkan zaman sekarang ini kebanyakan permainan perangkat musik diganti dan diprogram dengan computer sebab lebih murah dan lebih gampang untuk prinsip standarisasi.
Yang masih perlu ditambahkan di sini adalah liriknya. Teks suatu lagu pop nyaris 100% berkaitan dengan cinta dalam segala aspek. Dengan demikian, kenyataan ini cenderung memenuhi pemikiran, mimpi, khayalan kebanyakan remaja yang menganutnya.
Sumber: Dieter Mack, 2006

Perhatikan contoh di atas dan cobalah jawab pertanyaan berikut.

  1. Jelaskan tujuan penulis dalam tulisan di atas!
  2. Apakah penulisan kritik di atas menggambarkan fakta-fakta yang ada?
  3. Penjelasan Apakah di dalamnya sudah ada penilaian ‘bagus – buruk’ atau ‘benar – salah’?

Tahap analisis formal mengacu pada suatu proses analisis yang dilakukan siswa yang memberi kritik atau kritikus pada musik yang dimainkan. Dalam tahap ini, kritikus mengemukakan hasil analisisnya mengenai bunyi yang dihasilkan, baik nada, ritme, harmonisasi akor, dinamika, atau warna suara dari musik atau lagu yang dimainkan. Dengan kata lain, tahap analisis formal ini lebih menekankan pada elemen-elemen musik yang dimainkan. Perhatikan contoh kritik musik dalam tahap analisis formal:

Nyak Ina Raseuki (Ubiet): Remember Maninjau
Dampak dari pengembangan itu tidak menghilangkan gaya pop pada lagu itu sebab Ubiet tidak melaksanakan perubahan atau pengembangan secara utuh pada melodi dasar, tetapi hanya mengimprovisasi bagian awal, tengah, dan akhir lagu. Bagian untuk improvisasi yang dilakukan Ubiet sepertinya sudah dipersiapkan sebelumnya oleh Dotty Nugroho sebagai pencipta lagu. Sebagai penyanyi atau pesuara, Ubiet menginterpretasikan rancangan Dotty itu dengan gaya nyanyi berornamennya yang menyebabkan lagu ini terdengar seperti perpaduan gaya pop dan etnik Minang.
Improvisasi yang dilakukan Ubiet menyebabkan lagu itu berbentuk: improvisasi 1 – A – improvisasi 2 – B – improvisasi 3 – A’ – improvisasi 4 – B’ – Coda. Ubiet tidak sekedar melaksanakan perubahan-perubahan pada lagu yang akan direproduksi, tetapi mendiskusikan terlebih dahulu dengan pengiring musiknya. Fenomena ini memperlihatkan pengetahuannya yang diperoleh melalui model analitik. Pada bagian improvisasi, yaitu bar 1 – 14 (sampai hitungan ke-2), bar 30 – 34, bar 51 – 59 (sampai hitungan ke-2), dan bar 74 (pada hitungan ke-3) – 80, Ubiet seolah-olah mengimitasi bunyi instrumen tradisional Minangkabau, saluang. Dalam suatu artikel dituliskan mengenai gaya Ubiet dalam menyanyikan lagu itu bahwa, “lagu ini tidak hanya mengingatkan pendengar pada “ranah Minang”, tetapi juga suara saluang”. Namun dalam artikel itu pula Ubiet menegaskan bahwa dia tidak meniru suara saluang, tetapi mengolah atau memanipulasi bunyi saluang secara kreatif. Ubiet menjelaskan mengenai hal itu, “..., kalau hanya meniru tanpa memanipulasinya secara kreatif, kita sebenarnya tidak melaksanakan apa-apa”. Sumber: Susi Gustina, 2012
Langkah-langkah dan Penulisan Kritik Musik

Perhatikan contoh itu dan cobalah jawab pertanyaan berikut.

  1. Jelaskan tujuan penulis dalam tulisan di atas!
  2. Elemen-elemen musik yang dikemukakan penulis dalam tulisannya ?
  3. Apakah penulisan di atas memperlihatkan pandangan analitik seorang kritikus?


Tahap interpretasi mengacu pada suatu proses saat kritikus memaknai musik berdasar pemahaman dan analisis yang sudah dilakukannya dengan teliti. Menurut Bangun (2011), tahap ini tidak juga bertujuan untuk menilai musik yang diamati. Perhatikan contoh tahap interpretasi dalam kritik musik:

Realitas Pop yang Artifisial
Hugh Mackay, pada bab Introduction, dalam bukunya mengenai kajian gaya hidup dan budaya pop yang cukup memiliki pengaruh (berjudul Consumption and Everyday Life), menjelaskan setidaknya ada tiga hal yang bisa kita jadikan sebagai ciri atau penanda untuk redefinisi budaya pop dan artinya dalam kehidupan sehari-hari, yakni: waste/use up (apa yang masih ngetren atau apa yang sudah nggak musim), pleasure (sejauh mana lagu pop cukup asyik dinikmati), everyday practice (kaitan dengan pengalaman hidup sehari- hari. Misalnya lirik lagu SMS-nya Trio Macan yang akrab dengan gejala SMS-mania di kalangan anak muda) dan faktor lain yang cukup terkait, yakni related to our identity (warna musik atau makna lirik yang dianggap mewakili citra dan hasrat seseorang secara personal).
Karena itu eksistensi musik pop tidak bisa dipisahkan dari gaya hidup dan fashion, sebagai ‘habitat alami’nya. Bahkan keberadaan dua unsur lain itu, gaya hidup dan fashion, akhirnya menjadi satu bagian tidak terpisahkan (istilah ngepopnya satu paket) sebagai sebuah produk kultur modernisme, dengan segenap bentuk komodifikasinya, yang di era cybernetrik ini justru semakin menjadi-jadi.
Sumber: Heru Emka, 2006

Perhatikan contoh itu dan cobalah jawab pertanyaan berikut.

  1. Jelaskan tujuan penulis dalam tulisan di atas!
  2. Makna apa yang ingin diungkapkan oleh kritikus dalam tulisan itu ?
  3. Apakah penulisan di atas memperlihatkan adanya penilaian dari kritikus?


Tahap evaluasi mengacu pada suatu proses saat kritikus menyatakan pandangan atau kritiknya pada musik yang dimainkan. Pada tahap ini lah kritikus memberi penilaian. Namun, penilaian yang diberikan oleh seorang kritikus bukan penilaian subjektif yang tidak berdasar, tetapi penilaian yang dilatarbelakangi oleh pemahaman mendalam pada musik, kemampuan menganalisis musik, dan kemampuan memaknai musik yang dimainkan. Inti dalam tahap ini adalah ‘baik’ atau ‘buruk’, ‘benar’ atau ‘salah’, atau ‘berhasil’ atau ‘gagal’. Penilaian pada ‘baik’, ‘benar’, atau ‘berhasil’ berhubungan dengan penilaian-penilaian positif yang ditemukan kritikus, sedangkan penilaian pada ‘buruk’, ‘salah’, atau ‘gagal’ berhubungan dengan penilaian-penilaian negatif. Apa pun bentuk penilaian itu, positif atau negatif, mempunyai tujuan baik dalam pembelajaran musik di sekolah, yaitu memotivasi serta mendukung potensi dan pengetahuan murid dalam bidang musik. Perhatikan kritik musik dalam tahap evaluasi berikut:
Bahwa gamelan itu asosiasinya Indonesia, sekalipun Thailand dan Filipina juga mempunyainya, tidak demikian halnya dengan karya-karya yang diilhami Indonesia tapi dengan instrumentasi non- gamelan. Debussy, Britten, de Leeuw, Poulenc, Schaat, dll, pada karya-karyanya tertentu sering membingungkan mereka yang suka mengkais-kais mencari sumbernya. Karena itu sikap tegas Jurrien Sligter dalam memilih karya-karya yang disuguhkannya, sangat penting maknanya bagi festival ini: bahwa Indonesia lebih ke masalah batin ketimbang sekadar wujud.
Sumber: Slamet A. Sjukur, 2006

Perhatikan contoh itu dan cobalah jawab pertanyaan berikut.

  1. Jelaskan tujuan penulis dalam tulisan di atas!
  2. Penilaian seperti apa yang diberikan oleh penulis pada pihak yang dikritik?
  3. Siapakah penulis dan mengapa dia menulis kritik seperti itu?


Sumber : Seni Budaya / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014.

Jenis Kritik Musik Dalam Pembelajaran

Dalam bukunya Kritik Seni Rupa, Sem C. Bangun (2011) mengemukakan empat jenis kritik seni, yaitu kritik jurnalistik, pedagogik, ilmiah, dan populer. Berdasarkan nama jenisnya, apakah kalian mengerti apa pengertian dari keempat jenis kritik itu?

Carilah informasi mengenai pengertian keempat jenis kritik itu dari bermacam-macam sumber yang dapat kalian peroleh. Tuliskan pengertian dari Kritik Jurnalistik, Kritik Pedagogik, Kritik Ilmiah, dan Kritik Populer

Di antara keempat jenis kritik itu, dalam bab ini kita akan lebih memfokuskan pembahasan pada kritik pedagogik. Biasanya, objek kritik adalah karya musik para siswa, baik yang dimainkan/ dinyanyikan secara individual/solo atau kelompok. Tujuan dari kritik pedagogik adalah untuk memotivasi bakat dan potensi murid di sekolah (Bangun, 2011). Mengapa kita perlu memahami kritik pedagogik? Mengapa kritik pedagogik dilihat dapat memotivasi bakat dan potensi murid di sekolah?

Kritik pedagogik dilihat penting untuk dipahami murid karena materi itu adalah bagian dari proses pembelajaran musik di sekolah, seperti halnya kalian mempelajari konsep-konsep musik, permainan musik, dan pertunjukan musik. Sebagai bagian dari proses pembelajaran, di satu sisi, kritik pedagogik memiliki tujuan untuk membuat murid yang dikritik mengetahui kekurangannya dalam bermain musik dan memahami mengapa kekurangan itu terjadi. Selain itu, kritik pedagogik memiliki tujuan untuk memberi pengalaman pada murid yang dikritik atau siswa yang mengkritik untuk belajar berargumentasi atau berani mengemukakan pandangannya mengenai musik atau lagu.

Melalui pemahaman mengenai kritik pedagogik, seorang murid tidak hanya dapat menilai hasil karya musik murid lain dengan mengatakan: ‘benar’ atau ‘salah’, ‘bagus’ atau ‘tidak bagus’ saja, tetapi murid tersebut dapat memberi penjelasan atas penilaiannya itu sebagai upaya untuk memotivasi bakat dan potensi murid lain. Upaya itu akan menjadi lebih baik apabila murid yang memberi kritik juga dapat memberi masukan atau input kepada murid yang dikritik.

Sumber : Seni Budaya / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014.